Berita

Berita BPI LIPI

BPI BRIN Jajaki Kerja Sama dengan PDAM Belitung Timur


pic

Humas BRIN, Bandung. Dalam rangka menyediakan kualitas pelayanan air yang lebih baik bagi masyarakat di Belitung Timur, Perusahan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Pelangi timur bersama Balai Pengembangan Instrumentasi BRIN melaksanakan pertemuan untuk menjajaki kemungkinan kerja sama pemanfaatan air kolong di wilayah Belitung Timur, Senin (15/11/2021), secara daring. Hadir sebanyak 30 peserta berasal dari kedua lembaga termasuk Plt. Kepala BPI BRIN Dr. Hanif Fakhruroza dan Direktur PDAM Belitung Timur Muhammad Zubair, S.T.

Dalam sambutannya Zubair mengaku amat bersemangat untuk menjajaki kemungkinan kerja sama pemanfaatan teknologi BRIN di wilayah Belitung Timur; khususnya pengelolaan sumber air di sana. Sumber air baku masyarakat Belitung Timur diproduksi oleh setidaknya 5 IPAL: IPAL Pancur, IPAL Damar, IPAL Parit Kemang I, IPAL Parit Kemang II, dan IPAL Gantung. “Totalnya mencapai 67.500 Ha,” kata Zubair. Perumdam Pelangi Timur telah beroperasi selama 14 tahun. Perumdam melayani kurang lebih 86 ribu jiwa yang tersebar di 3 kecamatan meliputi Manggar, Gantung dan Kelapa Kampit.

Plt. BPI BRIN Hanif Fakhruroza menerangkan bahwa BPI BRIN memang memiliki komitmen dalam menyelenggarakan riset yang berdampak positif bagi masyarakat. Salah satunya pengolahan air bekas galian tambang atau air kolong seperti di Belitung. Sebelumnya, tim riset BPI BRIN pernah terjun langsung ke sana untuk meneliti dan mengolah kualitas air kolong hingga menjadi layak minum. Batuan di Kepulauan Bangka Belitung banyak mengandung kaolin yang memiliki ciri seperti intensitas warna tinggi, ph rendah, dan juga rasa yang masam. “Teknologi kami memang memiliki kemampuan untuk menjadikan air kolong bermanfaat sebagai sumber air baku berkualitas bagi masyarakat Belitung Timur,” tuturnya.

Penjajakan kerja sama antara Perumdam Pelangi Timur dengan BPI BRIN adalah tindak lanjut komunikasi yang telah terjalin sebelumnya. BPI BRIN berencana untuk membantu Perumdam Pelangi Timur untuk dapat menyediakan akses air bersih bagi masyarakat Belitung Timur. Turut hadir dalam pertemuan daring tersebut para peneliti BPI BRIN, perwakilan Biro Hukum dan Kerja Sama BRIN, serta Biro Komunikasi Publik BRIN. AS